Segala puja dan puji syukur
hanya untuk Allah SWT dan shalawat untuk junjungan kita nabi Muhammad SAW.
Akal akan menjerumuskan kita ke
surga atau neraka...
Di era yang serba canggih ini
pastinya manusia semakin termudahkan dalam menjalankan segala aktifitas
hidupnya, apapun itu, dari mulai mencuci piring, mencuci baju, memasak nasi
bahkan untuk berkomunikasi dengan orang yang nun jauh disana hanya dengan menekan
nomor tujuan sudah bisa bicara bahkan bertatap muka dengan orang tersebut
bahkan manusia mampu menciptakan robot yang bisa diprogram untuk mengerti apa
yang manusia katakan, keren gak tuh…Subhanallah,… begitu sempurnanya Allah SWT
menciptakan manusia dan memberinya akal untuk berpikir dan menghasilnya
berbagai macam teknologi canggih yang mungkin dulu orang bakal bilang “wow…”
Tapi sayangnya saat ini manusia menggunakan akal pikirannya untuk hal yang bisa dibilang “merugikan” dunia..waduhh gawat… Ya gimana gak gawat… manusia menggunakan “kepintarannya” untuk memenuhi kepuasan sendiri tanpa mempedulikan yang lain, contoh hacker, hanya dengan mantengin komputer ketik-ketik eh, uang berjut-jut bahkan bermil-mil eh (milyar maksudnya) uda masuk ke rekeningnya.. woooowwww kerenn….Trus para bapak bapak pejabat dan petinggi Negara ato pemerintah yang ada di DPR/MPR ato di Parpol ato di KEPOLISIAN, kalo ditanya kepintaran mereka sihh mmm jangan tanya… gelar mereka sih pada sarjana smua S1,S2,S3,S4,… pokoknya ES ES ES dehh hehehe, tapi kira kira dengan “kepintaran” mereka apa bisa dilihat hasil dari kepintaran mereka yang berguna bagi kepentingan umat??.. hayo ada yang bisa jawab gak?... (hehehe kalem) Bahkan malah kebejatan mereka yang bisa kita liat dan sering banget nongol baik di media cetak maupun elektronik.. bener gak?...yang selalu dan selalu menjadi topik utama adalah korupsi, korupsi, korupsi bahkan muncul istilah keren juga ada apel malang ada apel Washington bahkan ada istilah 1 kilo, 2 kilo hehe bener-bener keren ya mereka….
Ada lagi yang lagi trend adalah tawuran para pelajar euy,… mereka tuh masih pelajar yg tugasnya adalah untuk belajar dan menimba ilmu tapi kok perilaku yang ditunjukkan seperti preman ya?... clurit, golok, pedang yg dibawa, bukannya buku, tas alat tulis,… nah loh emang ada ya sekolahan preman hihihih ;) dan akar dari semua permasalahan itu adalah karena diterapkannya sistem yang salah kaprah, sistem yang bobrok yaitu sistem kapitalisme. Apaan tuh??? Kapitalisme merupakan sistem ekonomi dan sosial yang cenderung ke arah pengumpulan kekayaan oleh individu. Individu di sini tidak semestinya merujuk kepada orang perorang tetapi juga termasuk sekumpulan individu seperti syarikat. Sistem ekonomi kapitalis digerakkan oleh kuasa pasaran dalam menentukan pengeluaran, kos, penetapan harga barang dan perkhidmatan, pelaburan dan pendapatan. Pengkritik sistem kapitalis berpendapat sistem ini mewujudkan jurang perbedaan yang ketara antara yang kaya dengan yang miskin. Kapitalisme berasal dari perkataan kapital (bahasa Inggris: capital) yang bermaksud "modal". Istilah kapitalisme mula diperkenalkan pada pertengahan abad ke-19 oleh Karl Marx, pengasas komunisme..
Tapi sayangnya saat ini manusia menggunakan akal pikirannya untuk hal yang bisa dibilang “merugikan” dunia..waduhh gawat… Ya gimana gak gawat… manusia menggunakan “kepintarannya” untuk memenuhi kepuasan sendiri tanpa mempedulikan yang lain, contoh hacker, hanya dengan mantengin komputer ketik-ketik eh, uang berjut-jut bahkan bermil-mil eh (milyar maksudnya) uda masuk ke rekeningnya.. woooowwww kerenn….Trus para bapak bapak pejabat dan petinggi Negara ato pemerintah yang ada di DPR/MPR ato di Parpol ato di KEPOLISIAN, kalo ditanya kepintaran mereka sihh mmm jangan tanya… gelar mereka sih pada sarjana smua S1,S2,S3,S4,… pokoknya ES ES ES dehh hehehe, tapi kira kira dengan “kepintaran” mereka apa bisa dilihat hasil dari kepintaran mereka yang berguna bagi kepentingan umat??.. hayo ada yang bisa jawab gak?... (hehehe kalem) Bahkan malah kebejatan mereka yang bisa kita liat dan sering banget nongol baik di media cetak maupun elektronik.. bener gak?...yang selalu dan selalu menjadi topik utama adalah korupsi, korupsi, korupsi bahkan muncul istilah keren juga ada apel malang ada apel Washington bahkan ada istilah 1 kilo, 2 kilo hehe bener-bener keren ya mereka….
Ada lagi yang lagi trend adalah tawuran para pelajar euy,… mereka tuh masih pelajar yg tugasnya adalah untuk belajar dan menimba ilmu tapi kok perilaku yang ditunjukkan seperti preman ya?... clurit, golok, pedang yg dibawa, bukannya buku, tas alat tulis,… nah loh emang ada ya sekolahan preman hihihih ;) dan akar dari semua permasalahan itu adalah karena diterapkannya sistem yang salah kaprah, sistem yang bobrok yaitu sistem kapitalisme. Apaan tuh??? Kapitalisme merupakan sistem ekonomi dan sosial yang cenderung ke arah pengumpulan kekayaan oleh individu. Individu di sini tidak semestinya merujuk kepada orang perorang tetapi juga termasuk sekumpulan individu seperti syarikat. Sistem ekonomi kapitalis digerakkan oleh kuasa pasaran dalam menentukan pengeluaran, kos, penetapan harga barang dan perkhidmatan, pelaburan dan pendapatan. Pengkritik sistem kapitalis berpendapat sistem ini mewujudkan jurang perbedaan yang ketara antara yang kaya dengan yang miskin. Kapitalisme berasal dari perkataan kapital (bahasa Inggris: capital) yang bermaksud "modal". Istilah kapitalisme mula diperkenalkan pada pertengahan abad ke-19 oleh Karl Marx, pengasas komunisme..
Nah ni dia ni si abang Karl
Marx,… orang pinter yang dengan kepintarannya itu menghasilkan suatu sistem
yang merugikan bahkan menyengsarakan umat,… tapi ironisnya uda tau begitu kok
ya masih aja mau menerapkan sistem itu… hadeww…^-^
Naudzubillahi min dzalik,
apakah begitu cara kita bersyukur atas karunia AKAL yg diberikan Allah SWT
kepada kita?... kita diberi akal dan kepintaran oleh Allah SWT untuk
berpikir ;) untuk mendapatkan jawaban dari 3 pertanyaan besar yaitu :
- darimana kita berasal?
- untuk apa kita hidup?
- mau kemana nanti setelah mati?
Dan kalo kita berhasil
menemukan jawaban ketiganya, yakin kalau manusia itu akan menemukan arti dan
tujuan hidup yang sebenarnya. Karena jawaban ketiganya akan melahirkan AKIDAH.
Dan dengan akidah ini, kita bisa yakin bahwa Allah SWT itu ada dan kalo uda
begitu, yakin deh kalo nanti setiap manusia akan berubah pemikiran hidupnya
dari yang buruk akan menjadi luhur karena mereka yakin bahwa apa yang mereka
lakukan itu akan dipertanggung jawabkan nanti kepada Allah SWT.
Jadi gak ada tuh cerita pejabat
korup, pelajar tawuran, skandal, dan sebagainya. Sekarang masalahnya apakah
manusia pernah dan mau berpikir begitu?.. hehehe
Allah SWT menciptakan manusia
sebagai makhluk yg paling sempurna bila dibandingkan dengan makhluk yang lain,
terutama akal yang telah diberi oleh Allah SWT
Jika kita mau berpikir lebih
mendalam tentang diri kita dan apa yang ada di sekitar kita, niscaya kita akan
berpikir dua kali bila kita ingin melakukan sesuatu yang buruk.
Manusia akan menjadikan
hidupnya hanya untuk sesuatu yang bermanfaat dan beribadah kepadaNYA untuk
mendapatkan ketenangan hidup.
Sekali lagi kita diberi akal
oleh Allah SWT untuk berpikir dan berpikir, memperhatikan dan memperhatikan apa
yang ada pada diri kita, alam semesta dan kehidupan. Satu satunya cara agar
semua hal hal buruk dan berbagai macam penyakit dalam masyarakat yang bersumber
dari akal manusia ni bisa diatasi adalah dengan merubah sistem yang sudah mpot
mpotan dan jelas jelas NO MANFAAT bagi umat (bagi segelintir orang sih iya).
Ganti sistem kapitalisme ini dengan sistem yang berasal dari TUHAN dari ALLAH
SWT apalagi kalo bukan sistem Islam ;) kan sudah terbukti kurang lebih 13 abad
keberhasilannya. Bukan berarti dengan diterapkannya sistem islam trus kaum non
islam jadi terdzalimi bahkan malah sebaliknya. Banyak contohnya kok di masa ke
khilafahan dahulu, sudah jelas hanya sistem Islam-lah yang mampu mengatasi
semuanya. Karena itu ayo kita sebagai umat islam bersama sama berjuang demi
tegaknya khilafah. Seluruh umat muslim didunia bersatu tanpa ada sekat sekat
nasionalisme dan hanya dipimpin oleh satu orang khalifah. Segala problematika
hidup manusia insyaallah akan terselesaikan, tidak ada lagi mental pejabat
korup, mental pelajar preman dsb.
Wassalammualaikum Wr. Wb.

0 komentar: